Diposkan pada My Task

PBM Bogor EduCARE Angkatan 24

Assalamualaikum wr. wb. Hallo sobat, di sini saya akan memberikan informasi tentang kampus berjuta mimpi 100% gratis. Apakah sobat percaya bahwa ada kampus gratis?

About Bogor EduCARE.

Bogor EduCARE adalah sebuah lembaga pendidikan yang menyediakan program kuliah Beasiswa Penuh atau 100% GRATIS dengan 2 jurusan yaitu Jurusan Administrasi Perkantoran dan Jurusan Bisnis untuk lulusan SLTA/sederajat dengan usia maksimal 22 tahun.

Kabar gembira untuk sobat lulusan SLTA/sederajat yang ingin kuliah tapi terkendala dengan biaya. Kini Bogor EduCARE telah membuka pendaftaran mahasiswa baru angkatan 24 tahun 2020-2021. Bogor EduCARE Didirikan atas dasar kepedulian mengenai kualitas karyawan diberbagai perusahaan yang kurang memiliki kemampuan bahasa Inggris, administrasi dan komputer. Walaupun 100% gratis dari mulai pendaftaran sampai lulus, Bogor EduCARE memiliki berbagai fasilitas yang tak kalah dengan perguruan tinggi lainnya di Indonesia.

Tahapan Penerimaan Mahasiswa Baru 2020


100% Gratis Sampai Lulus

Seluruh mahasiswa/i tidak dipungut biaya dari awal pendaftaran sampai lulus kuliah!.

Tersedia Asrama Putra & Putri

Disediakan asrama yang terpisah untuk mahasiswa dan mahasiswi.

Fasilitas Lengkap

Bogor EduCARE memiliki fasilitas sarana dan prasarana yang sangat memadai untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Lulusan Siap Kerja atau Berwirausaha

Bogor EduCARE memiliki jurusan administrasi perkantoran dan bisnis entrepreneurship untuk mencetak lulusan yang handal dan berakhlak mulia.

Tenaga Pengajar Profesional

Bogor EduCARE memiliki tenaga pengajar yang profesional dari dalam dan luar negeri

Program Study

Bogor EduCARE memiliki dua jurusan berbeda, yaitu Administrasi Perkantoran dan Bisnis Entrepreneurship

Administrasi Perkantoran

  1. Mampu menangani tugas administrasi perkantoran serta mampu mengetik 10 jari.
  2. Mampu berbahasa inggris dengan lisan dan tulisan dengan baik
  3. Mampu mengoperasikan komputer dengan baik (MS Office, Web Internet dan Desain Grafis)

Bisnis Entrepreneurship

  1. Mampu berwirausaha dan membuka lapangan pekerjaan
  2. Memiliki daya juang yang tinggi untuk bekal di dunia entrepreneurship
  3. Memiliki kemampuan manajemen bisnis dan keuangan yang baik
  4. Memiliki akhlak yang baik guna menyeimbangkan antara ilmu dan adab

Ayo sobat jangan sia-siakan waktu muda mu segera daftar di kampus Bogor EduCARE insya Allah dapat memberikan manfaat dan wawasan lebih banyak dan juga banyak keunggulan. Silahkan daftar di  https://pmb.bogoreducare.org

Jika belum paham tentang apa itu bogor EduCARE bisa dilihat vidio ini

Diposkan pada makanan

Keripik pisang coklat

Cara membuat keripik pisang bisa dikatakan gampang sobat, karena buah pisang sendiri merupakan buah yang tidak mengenal musim alias selalu ada setiap saat. Kita tidak perlu untuk menunggu musim tertentu untuk memanen buah pisang. Sebenarnya kalau dibandingkan dengan olahan pisang yang lain, cara membuat keripik pisang bisa dikatakan sedikit rumit.

Namun jangan menyerah dulu sobat. Meskipun cara membuat keripik pisang sedikit lebih rumit dibandingkan dengan pisang goreng, rasanya tentu lebih enak dong. Apalagi kriuk-kriuk renyahnya yang bikin mulut jadi termanjakan banget. Dan juga keripik pisang memiliki banyak variasi seperti keripik pisang asin, keripik pisang manis, keripik pisang coklat, dan masih banyak lagi lainnya.

Disini saya akan membagikan cara membuat Kripik pisang coklat sobat, silahkan simakya…

Cara membuat kripik pisang coklat

Bahan

  1. Pisang ambon 10 buah
  2. Gula halus 50
  3. Coklat bubuk 30 g
  4. Tepung maizena 30 g, sangrai
  5. Kapur sirih 1 sdt
  6. Air bersih 1 L
  7. Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng

Cara membuat

  1. Kupas semua kulit pisang lalu iris tipis seperti logam koin.
  2. Siapkan wadah bersih, lalu tuang air ke dalamnya.
  3. Masukkan kapur sirih, aduk hingga tercampur rata.
  4. Masukkan pisang yang sudah diiris tipis ke dalamnya. Rendam selama kurang lebih 1 jam.
  5. Siapkan wadah bersih lainnya.
  6. Tiriskan pisang, taruh pada wadah lalu taburi garam. Aduk sampai rata.
  7. Siapkan penggorengan dengan api sedang. Biarkan hingga minyak panas.
  8. Goreng pisang hingga coklat keemasan. Angkat dan tiriskan.
  9. Campur gula, coklat bubuk, dan tepung maizena hingga tercampur sempurna.
  10. Masukkan bubuk ke dalam wadah tertutup.Masukkan pisang yang sudah digoreng ke dalam bubuk.
  11. Tutup wadah lalu kocok hingga bubuk menempel pada pisang.Keripik pisang coklat siap disajikan.

Silahkan di coba sobat…

Diposkan pada Resep masakan sunda

Combro

Udah tahu belum sobat apa itu Combro? Combro atau kata singkat dari ‘oncom di jero’ dalam bahasa Jawa adalah sebuah makanan khas Jawa Barat dengan bahan dominan singkong. Sesuai dengan arti namanya, Combro terbuat dari serpihan singkong dengan sambal oncom di dalamnya Sobat.

Jika sobat ingin mencoba membuatnya silahkan ikuti cara di bawah ini…

Bahan-bahan

  1. 1 buah umbi singkong ukuran besar
  2. 2 potong oncom
  3. cabai
  4. bawang merah
  5. daun kemangi
  6. garam dan penyedap rasa

Cara membuat

  1. Parut singkong hingga halus dan taburi garam secukupnya aduk hingga rata.
  2. Tumbuk oncom hingga halus,Tumis oncomnya dan masukan daun kemangi, cabai dan bawang yang sudah di iris, garam dan penyedap rasa secukupnya, hingga matang.
  3. Buat bentuk bulat opal dari singkong parut, masukan oncom di dalamnya dan goreng hingga matang.

Semoga berhasil dan bermanfaat…

Diposkan pada makanan

Bugis Ubi Ungu Wangi dan Lembut

Bahan Untuk membuat bugis

  1. 300 g ubi ungu kukus dan haluskan
  2. 4 sdm tepung beras
  3. 1/2 sdt garam
  4. 200 ml santan kara
  5. 1/2 sdt Vanilla bubuk
  6. Air panas secukupnya hingga adonan kalis
  7. Daun pisang secukupnya

Bahan untuk membuat Unti kelapa isian bugis:

  1. 1 buah kelapa muda parut ambil putihnya aja
  2. Gula jawa secukupnya sesuai selera
  3. 1/2 sdt garam
  4. 1/2 sdt vanili bubuk
  5. 3 lembar daun pandan

Cara membuat

  1. Bikin unti isian dengan cara cairkan gula jawa dengan air dan pandan 3 lembar masak hingga larut lalu saring masukkan kewajan aduk dengan kelapa parut tambahkan garam dan vanilli bubuk dan masak hingga kelapa mengering, aduk terus jangan sampe gosong.
  2. Sisihkan unti
  3. Siapkan adonan dengan mencampurkan ubi ungu+santan+garam+vanilli bubuk+tepung ketan putih+tepung beras aduk rata tambahkan air panas dan uleni hingga kalis.
  4. Bentuk bulatan adonan pipihkan isi dengan unti lalu bulatkan kembali dan bungkus dengan daun pisang.
  5. Panaskan kukusan lalu kukus selama 15menit dan bugis lembut siap disajikan.

Silahkan di coba sobat…….

Diposkan pada makanan

Donat Lembut

Assalamualaikum Wr.Wb

Hallo Sobat, disini saya akan membagi resep membuat donat lembut, silahkan sobat ikuti ya tipsnya…..

Bahan untuk membuat donat

Bahan A:

  1. 250 gr tepung pro sedang (segitiga biru)
  2. 1 sdt ragi / 5gr (fermipan)
  3. 1 sdt emulsifier (SP/TBM)
  4. 50 gr gula pasir
  5. 1 buah kuning telur ukuran besar
  6. 1 sdm susu bubuk (dancow)
  7. 120 ml air putih suhu ruang (jangan tuang sekaligus, liat adonannya)

Bahan B :

  1. 50 gr mentega/butter/margarin (saya blueband cake n cookie)
  2. 1/2 sdt garam

Langkah

  1. Campur semua bahan A, air dituang sedikit2 dilihat adonannya agar tidak terlalu lembek lalu uleni hingga tercampur rata.
  2. Masukan bahan B, uleni hingga kalis elastis , bisa uleni pakai tangan. Saya pakai mixer supaya lebi cepat.
  3. Setelah kalis elastis, bulatkan adonan dan tutup dengan kain atau palstik wrap hingga mengembang 2x lipat. Saya kira2 30-40 menitan
  4. Kempiskan adonan, lalu bulat-bulatkan adonan dan diamkan kembali kira-kira 15 menit.
  5. Bolongkan donat, lalu goreng dengan api sedang cenderung kecil sekalipun minyak goreng belum panas, jika sudah kecoklatan cukup balik sekali agar donat tidak menyerap banyak minyak. Angkat Beri toping sesuai selera. Pakai gula halus aja uda enak.

Silahkan di coba sobat semoga bermanfaat.

Diposkan pada My Task

Pendapat Ulama dan Sains Tentang Corona

Assalamualaikum Wr. Wb

apa kabar sobat? semoga sehat selalu.

Di sini saya akan menulis tentang pendapat ulama dan sains tentang corona. silahkan simak ya sobat.

World Health Organization (WHO) menetapkan status pandemi global Covid-19 setelah virus berbahaya ini menyebar ke sebagian besar wilayah dunia. Jumlah yang tertular dan korban meninggal terus bertambah sedangkan titik terang pengobatannya yang efektif belum ditemukan. Pengumpulan massa dalam jumlah besar telah dihentikan untuk menghindari proses penularan seperti sekolah, kampus, tempat hiburan, konferensi, dan termasuk di antaranya aktivitas ibadah seperti shalat Jumat. Iran dan Malaysia telah menghentikan jumatan di masjid. Sebelumnya, Arab Saudi telah menghentikan umrah di Masjidil Haram. Sekolah di DKI Jakarta, Jabar, dan Jateng telah diliburkan. Semuanya ditujukan untuk mencegah penularan.

  Para ahli dalam bidang kesehatan menjadi rujukan utama untuk mengetahui perkembangan penyakit tersebut. Namun, pihak lain pun tidak ketinggalan membahasnya sesuai dengan perspektif keahlian yang dimilikinya. Termasuk di antaranya kalangan ulama. Ketika wabah tersebut baru tersebar di China, sempat ramai di perbincangkan masyarakat terkait pendapat seorang dai yang mengatakan bahwa Covid-19 merupakan tentara Allah yang dikirimkan ke China karena menindas Muslim Uighur. Kontroversi pun merebak terutama di media sosial. Menjadi pertanyaan besar ketika virus itu pun tersebar ke komunitas Islam dan akhirnya menyebabkan terhentinya aktivitas umrah, shalat Jumat, dan aktivitas ibadah umat Islam lainnya yang melibatkan massa dalam jumlah besar.

Pandangan menghakimi pihak lain seperti itu sesungguhnya cerminan pola pikir dari sebagian umat Islam. Dalam kasus-kasus sebelumnya, terdapat dai yang menuduh daerah yang tertimpa bencana karena terkena laknat Allah sebagaimana terjadi pada bencana gempa atau tsunami yang terjadi di Lombok, Palu, Banten dan lainnya.

Ayat Al-Qur’an dan hadits tertentu yang terkait dengan bencana dikutip sebagai pembenar pendapatnya untuk menghakimi orang lain sedang tertimpa musibah. Mereka tidak berpikir bagaimana jika terdapat keluarga atau bahkan dirinya sendiri yang terkena bencana tersebut.   Ketika bencana juga menimpa umat Islam di seluruh dunia, sebagaimana yang terjadi dalam kasus Covid-19 ini, akhirnya orang-orang yang suka menghakimi tersebut terdiam.

Kasus ini seharusnya menjadi pelajaran untuk tidak dengan gampang menghakimi orang lain, apalagi dengan menggunakan ayat atau hadits yang ketika disampaikan oleh ulama yang dianggap kompeten dalam bidang agama kepada orang awam sebagai sebuah kebenaran yang tak terbantahkan.

Pilihan bagi ulama adalah fokus pada bidang pengetahuan agama atau ikut mempelajari bidang lain yang nantinya dapat dijadikan pengetahuan membimbing umat. Di sejumlah perguruan tinggi Islam, dikembangkan kurikulum yang mengintegrasikan pengetahuan agama dan bidang keahlian tertentu seperti kedokteran, fisika, dan lainnya. Dengan demikian, mereka mampu dan otoritatif untuk membicarakan dua bidang yang dipelajarinya tersebut. Hal ini akan mengurangi kesenjangan penafsiran di antara dua bidang yang semakin lama semakin terspesialisasi. Jika mereka mempelajari ilmu agama dan kedokteran atau fisika, maka mereka akan menjadi ulama yang kompeten berbicara terkait ilmu kesehatan atau fisika; atau sebaliknya, mereka akan menjadi dokter atau fisikawan yang mampu menjelaskan fenomenanya dari perspektif agama.   Teologi yang diyakini oleh para dai berpengaruh terhadap apa yang disampaikannya. Pandangan yang menyerah saja kepada “takdir Allah” (jabariyah), sehingga tak ada tindakan antisipatif terhadap Covid-19, dapat membahayakan orang lain. Sikap tersebut menyebabkan mereka mengabaikan aturan kesehatan sehingga berpotensi tertular dan menularkannya kepada orang lain. Alam berjalan sesuai dengan hukum alam atau sunnatullah yang dapat diuji melalui proses sebab akibat. Ketika kita tahu bahwa sebuah virus menyebar melalui interaksi antara penderita dan orang di sekitarnya, maka mencegah terjadinya kerumunan merupakan sebuah tindakan pencegahan yang harus dilakukan.  

Keyakinan tokoh agama bahwa yang penting yakin saja kepada Allah untuk membenarkan dirinya menggelar acara yang dihadiri oleh banyak orang merupakan bentuk keyakinan jabariyah (fatalis). Ini dapat membahayakan banyak orang. Ketika hal buruk terjadi, dengan cepat mereka mengatakan bahwa situasi itu terjadi dikarenakan takdir. Padahal hal tersebut dikarenakan tindakan yang gegabah.

Kegampangan menggunakan perspektif takdir menyebabkan kita tidak belajar atas kejadian buruk yang dialami karena takdir merupakan kehendak Allah yang tidak dapat ditolak oleh manusia. Dengan demikian, tak ada proses evaluasi yang perlu dilakukan, dan akhirnya tak ada perbaikan. Akhirnya, kesalahan yang sama mungkin saja terjadi di masa depan.   Usaha dalam bentuk doa merupakan bagian dari upaya kita sebagai orang yang beriman. Namun, Allah sendiri tidak memberi kepastian kapan doa akan dikabulkan. Apakah seketika atau jangka waktu yang kita sendiri tidak tahu. Sains, yang didasarkan pada empirisme mampu melakukan pengujian atas proses sebab akibat. Misalnya, sebuah virus dapat menyebar dengan cara tertentu, seperti karena interaksi dengan orang lain. Vaksin dengan formulasi tertentu dapat menyembuhkan sebuah virus tertentu. Hal-hal seperti itu merupakan bagian dari sunnatullah dalam sebuah kehidupan normal, sebagaimana api akan membakar suatu benda. Kisah-kisah tentang keistimewaan yang dimiliki oleh orang tertentu yang keluar dari hukum sunnatullah seperti Nabi Ibrahim yang tidak terbakar oleh api, tidak dapat digunakan sebagai ukuran bagi publik.  

Cara kita dalam menyikapi penyakit tersebut akan menentukan kemampuan kita mencegah penyebarannya atau kecepatan penanganannya. Masing-masing telah memiliki keahlian sesuai dengan kompetensi yang telah dibangun. Kita kawal upaya pengambil kebijakan membuat langkah-langkah pencegahan dan penanganannya. Kita patuhi saran dari ahli kesehatan untuk pola hidup sehat yang mengurangi risiko kita terpapar virus tersebut. Para ulama, jika pengetahuannya terbatas pada bidang agama, sebaiknya tidak keluar dari ranah kompetensinya, yaitu dengan mengajak umat untuk menjadikan peristiwa saat ini sebagai momen untuk melakukan muhasabah, meningkatkan keimanan kita kepada Allah, memperbanyak doa, atau hal-hal lain yang terkait keagamaan.  

Organisasi agama seperti NU yang pengurusnya terdiri dari banyak keahlian seperti keagamaan, kesehatan, kebijakan publik, ekonomi dan lainnya mendiskusikan persoalan dari berbagai perspektif sehingga mampu memberi panduan yang lebih komprehensif dibandingkan pengetahuan dengan perspektif tunggal yang dimiliki seorang ulama. Umat, terutama warga NU diharap mengikuti panduan resmi NU dalam mengatasi wabah global ini.

Semoga bermanfaat …….

Diposkan pada My Task

Manfaat Kalimat Tauhid di Tengah Merebaknya Wabah Corona

Di tengah merebaknya wabah virus corona jenis baru (Covid-19) di Indonesia, rasa takut sesekali menggelayuti hati umumnya manusia. Untuk melawan rasa takut itu, selain diperlukan kewaspadaan diri dan menjalankan pola hidup sehat, umat Muslim juga perlu menghaturkan doa.  

alam buku Kumpulan Doa Berdasarkan Alquran dan Sunah karya Sa’id Ali bin Wahf Al Qahthoni dijabarkan, terdapat doa yang dianjurkan untuk dibaca ketika seseorang dilanda rasa takut. 

Doa itu justru sangatlah familier bagi umat Islam yaitu penggalan dari kalimat syahadat berbunyi: 

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ

“La ilaha illallah,”. Yang artinya: “Tiada Tuhan selain Allah.” 

Kalimat tauhid ini memang kerap kita baca begitu saja, tanpa mengetahui manfaatnya. Padahal, sebagaimana mengutip Al Musu’ah Al Fiqhiyyah, dijelaskan bahwa menurut sejumlah ulama seperti Imam Al Qurthubi dan Ibnu Hajar, membaca kalimat tahuid merupakan zikir yang utama setelah membaca Alquran.

Di antara manfaat dari membaca kalimat ini adalah dilindungi dari godaan setan bila dibaca dibaca setiap hari 100 kali. Ini sebagaimana riwayat Imam Bukhari dari jalur Abu Hurairah. 

Sebagai umat Muslim kita perlu menjaga diri sebaik mungkin dari wabah Covid-19 dan dianjurkan untuk membaca doa ketika takut. Semoga dengan membaca doa itu, kita selalu mengingat Allah dan makin dekat kepadaNya. 

Dan semoga, apa-apa yang kita haturkan dan inginkan dari doa yang ada, Allah kabulkan. Termasuk dapat dilindungi dari marabahaya wabah corona saat harus keluar dari rumah atau menjalankan aktivitas di luar rumah yang sulit dihindari. 

Amin allahuma ammiinn………

Diposkan pada My Task

Penyebab Virus Corona Pada Anak Kecil

Penyebab anak terinfeksi virus Corona salah satunya setelah berkunjung ke negara atau wilayah yang terinfeksi COVID-19. Selain itu, tertular dari orang dewasa yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona bila daya tahan tubuh anak rendah.

Dikutip dari situs Ikatan Dokter Anak Indonesia, angka kejadian COVID-19 pada anak menurut laporan Wu dkk pada 2020 melaporkan bahwa pada kelompok usia 10-19 tahun terdapat 549/72.314 (1 persen) kasus.

Masih dari situs yang sama, tanda dan gejala virus corona pada anak sulit dibedakan dari penyakit saluran pernapasan akibat penyebab lainnya. Gejala dapat berupa batuk-pilek seperti penyakit common cold atau selesma, yang umumnya bersifat ringan dan akan sembuh sendiri. Penyakit saluran pernapasan menjadi berbahaya apabila menyerang paru-paru, yaitu menjadi radang paru atau yang disebut pneumonia. Gejala pneumonia adalah demam, batuk, dan kesulitan bernapas yang ditandai dengan napas cepat dan sesak napas.

Bagaimana mengenali napas cepat pada anak? Hitung jumlah pernapasan anak dalam waktu satu menit. Napas dikatakan cepat apabila pada usia 0-2 bulan sebanyak 60 kali/menit atau lebih, pada usia 2-12 bulan 50 kali/menit atau lebih, dan usia 1-5 tahun 40 kali/menit atau lebih. Saat menghitung napas anak, perhatikan pula adakah tanda sesak seperti tarikan dinding dada.

Lalu kapan anak perlu diperiksakan ke dokter? Bila anak sedang demam, batuk, pilek ringan, sepanjang masih dapat ditangani sendiri di rumah, sebaiknya tidak segera berkunjung ke fasilitas kesehatan. Berikan obat demam (parasetamol 10mg/kg berat badan) dan dapat diulang tiap 4-6 jam selama masih demam, maksimal 5 kali dalam 24 jam.

Apabila suhu 38 derajat Celsius atau lebih, anak perlu diberi banyak minum air putih. Ajari anak mencuci tangan, etika batuk, bersin, dan berludah dengan benar. Apabila demam terus-menerus memasuki hari ketiga, bawalah anak periksa ke fasilitas kesehatan. Apabila timbul tanda bahaya seperti anak lemas atau tidur terus, napas cepat, sesak, demam tinggi 39°C atau lebih, kejang, tampak biru, muntah-muntah hingga tidak dapat minum, buang air kecil berkurang, segera bawa anak ke fasilitas kesehatan.

Ajari juga anak melakukan social distancing. Social distancing atau pembatasan sosial adalah menjaga jarak minimal 1-2 meter antarorang. Hal ini dilakukan karena, apabila seseorang batuk atau bersin, percikan renik yang mungkin mengandung virus corona akan menyebar, lalu terjatuh ke permukaan dalam radius sekitar 1 meter.

Diposkan pada My Task

Doa Rasulullah agar Terhindar dari Wabah Penyakit seperti Covid-19

Virus corona atau Covid-19 menjadi wabah atau penyakit menular yang berjangkit dengan cepat, menyerang sejumlah orang di daerah yang luas melalui kontak kulit langsung. Covid-19 di awal 2020 telah merenggut banyak korban meninggal di Indonesia setelah sebelumnya di China dan Iran. Dalam situasi seperti ini, kita dianjurkan berdoa kepada Allah sebagai tempat berlindung dari segala kejahatan dan keburukan yang ada di muka bumi. Lafal doa berikut ini pernah diajarkan oleh Rasulullah untuk berlindung dari wabah dan penyakit mengerikan lainnya.

اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ البَرَصِ، والجُنُونِ، والجُذَامِ، وَسَيِّئِ الأسْقَامِ

Allāhumma innī a‘ūdzu bika minal barashi, wal junūni, wal judzāmi, wa sayyi’il asqāmi.

Artinya, “Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari penyakit lepra, gila, kusta, dan penyakit-penyakit buruk.”

Doa ini diriwayatkan oleh Abu Dawud dengan sanad yang shahih:

وروينا في كتابي أبي داود والنسائي بإسنادين صحيحين عن أنس – رضي الله عنه – : أنَّ النبيَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يقول اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ البَرَصِ ، والجُنُونِ ، والجُذَامِ ، وَسَيِّيءِ الأسْقَامِ. رواه أَبُو داود بإسناد صحيحٍ

Artinya, “Diriwayatkan kepada kami di kitab Abu Dawud dan An-Nasa’i dengan sanad yang bagus dari Anas–radliyallahu anhu–Nabi Muhammad SAW berdoa, ‘Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari lepra, gila, kusta, dan penyakit-penyakit buruk.’ (HR Abu Dawud dengan sanad sahih.”

Abdul Muhsin Al-Abbad dalam Syarah Abu Dawud menafsirkan kata “sayyi’il asqam” atau penyakit-penyakit buruk dalam hadits ini sebagai ragam penyakit yang membuat buruk rupa dan bahaya pada manusia. Sedangkan M Syamsul Haqqil Azhim Abadi dalam Kitab Aunul Ma‘bud memahami “sayyi‘il asqam” sebagai wabah penyakit seperti tuberculosis, busung air, dan penyakit lain.

Adapun Abu Abdillah Ar-Rahmani Al-Mubarakfuri dalam Kitab Mir’atul Mafatih Syarh Misykatil Mashabih mengutip pendapat Ibnu Malik yang mengatakan bahwa penyakit buruk itu adalah penyakit di mana orang lain menjaga diri dari pengidapnya, di mana mereka tidak mengambil manfaat dari pasien dan pasien tidak mendapat manfaat dari mereka. Dengan penyakit itu, pasien atau korban tidak dapat menjalankan kewajiban terhadap Allah dan makhluknya. Atas penyakit ini, kita disunnahkan untuk berlindung diri.

Syekh Abdur Rauf Al-Munawi dalam At-Taysir syarah Al-Jami’is Shaghir mengatakan, Rasulullah berlindung dari segala penyakit tersebut sebagai bentuk pernyataan kefaqiran kepada Allah atau pengajaran bagi umatnya. Sedangkan tiga penyakit pertama yang disebut (lepra, gila, dan kusta) adalah termasuk penyakit buruk. Tetapi ketiganya tetap disebut karena tiga penyakit itu paling dibenci oleh bangsa Arab.

Sebagaimana dikatakan Al-Munawi, doa merupakan bentuk pernyataan kefaqiran kita kepada Allah. Adapun sebagai upaya pencegahan, masyarakat tetap harus mengikuti petunjuk-petunjuk teknis dari pihak medis dan kebijakan pemerintah dalam beraktivitas sehari-hari saat situasi darurat virus. Wallau a‘lam. (Alhafiz Kurniawan)

sebagai orang muslim kita harus banyak berdoa untuk mendekatkan diri kepada allah SWT.

Diposkan pada minuman

Cara Membuat Jambu Kunyit Asem

Assalamualaikum wr.wb

Apakah sobat sudah pernah mencoba membuat jambu dari kunyit?

Jika belum pernah, silahkan ikuti tips di bawah ini.

Bahan untuk membuat jambu kunyit

  • 10 cm kunyit
  • 40 g Asam jawa
  • 75 g gula merah
  • 25 g gula pasir
  • Air secukupnya

langkah-langkah pembuatan

  • kupas kunyit, cuci sampai bersih lalu potong-potong
  • masukan ke dalam panci, tambahkan asam, gula merah, gula pasir dan tambahkan air
  • rebus semua bahan dengan api sedang sampai mendidih
  • biarkan kira-kira 5 menit, sampai semua gula larut
  • kunyit asam siap untuk di sajikan hangat-hangat bisa juga di sajikan dengan dingin dengan di masukan terlebih dahulu ke dalam lemari es

silahkan di coba, semoga bermanfaat.